TEMPO.CO, Mataram - Untuk menjaga kebersihan lingkungan
kawasan Gunung Rinjani dari sampah yang ditinggalkan para pendaki, Rinjani Trek
Management Board (RTMB) memberlakukan imbal beli kepada para porter yang turun
dari pendakian. Per kilogram sampah dihargai Rp 25 ribu. Sampah ini kemudian
dijual lagi ke pengepul sampah.
Kebijakan membeli sampah yang berasal dari pendaki ini dilakukan sejak 1 April 2012 lalu, sewaktu musim pendakian dibuka kembali setelah tiga bulan sebelumnya ditutup karena musim hujan. Saat ini, telah terkumpul sekitar 800 kilogram sampah plastik, kaleng, dan bungkusan lainnya, yang selama ini ditinggalkan di atas gunung.
Kebijakan membeli sampah yang berasal dari pendaki ini dilakukan sejak 1 April 2012 lalu, sewaktu musim pendakian dibuka kembali setelah tiga bulan sebelumnya ditutup karena musim hujan. Saat ini, telah terkumpul sekitar 800 kilogram sampah plastik, kaleng, dan bungkusan lainnya, yang selama ini ditinggalkan di atas gunung.
